Jumat, 05 Oktober 2012

Komunikasi sebagai Obat Determinisme

Komunikasi sebagai Obat Determinisme
Refleksi Kuliah Filsafat Ilmu (Pengampu: Dr. Marsigit)
Camalina Sugiyarti (12708251078/Psn D)
PPs UNY
2012

Determinisme adalah menjatuhkan sifat ke objek lain sehingga menutupi sikap objek yang ditutupi.Misalnya daun jatuh ke tanah, sifat daun tersebut menutupi sifat tanah yang ada di bawahnya. Determinime ini banyak ditemui dalam kehidupan nyata, misalnya suami mendetermin istrinya, ibu mendetermin si anak, kakak mendetermin adik, atasan mendetermin bawahan, dan yang sering terjai guru mendetermin siswanya. Dan sayangnya mereka tidak menyadari akan hal tersebut.  Determin dalam skala kecil itu merugikan dan determin dalam skala besar itu membunuh. Jika guru mendetermin siswanya artinya dia telah membunuh potensi siswa tersebut.
Guru menyebut siswanya yang tidak mengerjakan tugas pemalas, hal tersebut telah mendetermin siswanya pada ruang dan waktu saat itu dan bisa berpengaruh pada ruang dan waktu yang akan datang. Solusi untuk mengurangi determin adalah “komunikasi”. Harus terjadi komunikasi yang baik antara guru dan siswa, sehingga guru tidak terlalu lama menutupi  sifat siswanya.
Determinisme itu bersifat seimbang, ada yang negatif dan ada yang positif. Contoh diatas merupakan determin negatif sedangkan determin positif misalnya menyatakan siswanya cerdas. Namun harus diketahui bahwa determin itu terikat ruang dan waktu. Pada saat guru mengatakan “kau siswa yang cerdas” determin berlaku positif untuk ruang dan waktu saat itu. Namun untuk ruang dan waktu selanjutnya bisa saja hal itu justru merugikan.

Pertanyaan:
  1. Sekarang banyak bermunculan SD dan SMP yang berbasis agama, seprti SD IT dan SMP IT. Apakah itu pertanda akan semakin baik spiritual di negri ini atau justru sebaliknya?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar